Metabolisme pencernaan lemak dalam tubuh

Proses metabolisme dibagi menjadi dua, yaitu anabolic dan catabolic. Lantas bagaimanakan proses metabolisme lemak di dalam tubuh??? Anabolisme memerlukan energi dalam bentuk ATP dan dapat digunakan untuk membentuk materi struktural atau penyimpanan nutrien yang berlebihan.

Anabolisme karbohidrat yang termasuk proses fotosintesis, siklus Calvin proses penggunaan ATP dan NADPH untuk mengubah CO2 menjadi gulakemosintesis penyusunan bahan organic dengan menggunakan energi dari pemecahan senyawa kimia. Contoh senyawa lemak sederhana adalah lilin wax malam atau plastisin lemak sederhana yang padat pada suhu kamardan minyak lemak sederhana yang cair pada suhu kamar ; 2 lemak campuran merupakan gabungan antara lemak dengan senyawa bukan lemak.

Kelebihan protein tidak disimpan dalam tubuh, melainkan akan dirombak di dalam hati menjadi senyawa yang mengandung unsur N,seperti NH3 amoniadan NH4OH amonium hidroksidaserta senyawa yang tidak mengandung unsur N.

Penting sekali bahwa kimus yang sangat asam ini harus segera dinetralkan di lumen duodenum, bukan saja agar enzim-enzim pankreas berfungsi optimal tetapi juga untuk mencegah kerusakan mukosa duodenum oleh asam. Empedu mengandung garam empedu yang memegang peranan penting dalam mengemulsikan lemak.

Di dalam cairan sekresi lambung tidak ada enzim yang memecah karbohidrat. Lemak dapat disintesis dari protein dan karbohidrat. Hormon kolesistokinin menyebabkan kantung empedu berkontraksi sehingga mengeluarkan cairan empedu ke dalam duodenum usus dua belaas jari.

PROSES METABOLISME LEMAK

Aktivitas pencernaan diatur secara cermat oleh mekanisme-mekanisme hormon dan saraf otonom baik intrinsik maupun ekstrinsik yang sinergistik. Protein tidak dapat disimpan di dalam tubuh, sehingga kelebihan protein akan segera dibuang atau diubah menjadi zat lain.

Ini karena terdapat hubungan antara metabolisme lemak, metabolisme karbohidrat dan metabolisme protein. Namun, komponen-komponen empedu mempermudah penyerapan produk-produk akhir pencernaan lemak ini melalui pem-bentukan misel.

Enzim pencernaan, yang semuanya adalah protein, yang telah disekresikan ke dalam lumen. Gerakan mencampur memiliki fungsi ganda. Karbohidrat setelah dicerna di usus akan diserap oleh dinding usus halus dalam bentuk monosakarida.

Lemak dapat digunakan sebagai sumber energi yang akan menggantikan glukosa dari karbohidrat. Asam lemak jenuh berasal dari lemak hewani, misalnya mentega; dan 2 a sam lemak tidak jenuh, bersifat esensial karena tidak dapat disintesis oleh tubuh dan umunya berwujud cair pada suhu kamar.

Lemak yang masuk ke dalam hati akan diubah menjadi VLDL yang tidak baik bagi tubuh. Protein tinggal di dalam gaster lebih lama dan lemak yang paling lama.

Lemak berfungsi sebagai energi cadangan dan juga sebagai struktural dan fungsional bagi tubuh. Polisakarida yang paling banyak dikonsumsi adalah tepung kanji starch yang berasal dari makanan nabati. Sebagai contoh, transit makanan melalui esofagus berlangsung cepat karena struktur ini hanya berfungsi sebagai tempat lewat makanan dari mulut ke lambung.

Sebagian besar karbohidrat yang dimakan adalah dalam bentuk polisakarida molekul "banyak gula"yang terdiri dari rantai-rantai molekul glukosa yang saling berhubungan. Getah yang dikeluarkan oleh usus halus tidak mengandung enzim pencernaan apapun. Ini merupakan air yang terdapat di dalam sel-sel jaringan.

Lemak akan diubah menjadi keton untuk dapat masuk ke jalur glikolisis pemecahan glukosa. Bahan makanan yang mengandung banyak protein antara lain: Selanjutnya masing-masing piruvat dioksidasi menjadi asetil KoA. Oksidasi asam lemak jenuh ini mempunyai tahap-tahap reaksi yaitu: Penyerapan Protein Yang dicerna dan diserap tidak saja protein dari makanan, tetapi protein endogen "dari dalam tubuh" yang masuk ke lumen saluran pencernaan dari tiga sumber berikut juga dicerna dan diserap: Pembu-kaan sphincter ini diatur oleh keadaan reaksi pH -di dalam rongga lambung maupun di dalam rongga duodenum.

Penyerapan lemak cukup berbeda dari penyerapan karbohidrat dan protein karena adanya masalah lemak yang tidak larut dalam air.

Metabolisme Lemak dalam Tubuh

Berbeda dengan pengangkutan nutrisi lainnya, lemak akan diangkut oleh sistem limfatik getah bening bersama dengan sel — sel darah putih.Metabolisme Pencernaan Protein dalam Tubuh Di dalam tubuh, protein diubah menjadi asam amino oleh beberapa reaksi hidrolisis serta enzim-enzim yang bersangkutan.

Enzim-enzim yang bekerja pada proses hidrolisis protein, antara lain pepsin, tripsin, kemotripsin, karboksi peptidase, dan amino peptidase. Dalam bentuk glukosalah massa karbohidrat makanan diserap ke dalam aliran darah, atau ke dalam bentuk glukosalah karbohidrat dikonversi di dalam hati, serta dari glukosalah semua bentuk karbohidrat lain dalam tubuh dapat dibentuk.

Glukosa merupakan bahan bakar metabolik utama bagi manusia dan bahan bakar universal bagi janin. Glukosa diubah menjadi karbohidrat lain misalnya glikogen untuk.

Pengertian dan Bagaimana Proses Metabolisme Lemak di dalam Tubuh

Fungsi utama sistem pencernaan (sistem alimenter) adalah untuk memindahkan zat gizi atau nutrien (setelah memodifikasinya), air, dan elektrolit dari makanan yang kita makan ke dalam lingkungan internal tubuh. PROSES METABOLISME LEMAK.

Proses pencernaan lemak di dalam tubuh dimulai di dalam mulut yaitu dikunya, dan dicampur dengan air ludah, dan dicampur dengan enzim lipase lingual yang terdapat di dalam kelenjar air liur.

setelah itu lemak masuk ke dalam esofagus dan didalam esofagus lemak tidak mengalami proses pencernaan. Metabolisme lemak merupakan serangkaian reaksi kimia mencakup reaksi pembentukan dan reaksi penguraian lemak di dalam tubuh.

Kita mendapatkan lemak dari tumbuhan dan juga hewan. Metabolisme lemak berlangsung pertama kali pada sistem pencernaan. Enzim – enzim pencernaan akan memecah lemak dan kemudian lemak akan diserap oleh tubuh dan kemudian diedarkan ke seluruh.

Di dalam tubuh, lemak mengalami metabolisme. Lemak akan dihidrolisis menjadi asam lemak dan gliserol dengan bantuan enzim lipase. Proses ini berlangsung dalam saluran pencernaan. Sebelum diserap usus, asam lemak akan bereaksi dengan garam empedu membentuk senyawa, seperti sabun.

Metabolisme pencernaan lemak dalam tubuh
Rated 3/5 based on 52 review